Panca Lumbung
Auteur : Albert Lutano
Date de publication : Non disponible
Éditeur : Matriks Desain Manusia
Nombre de pages : 86
Résumé du livre
Filosofi Kuno Majapahit tentang Seni Melipatganda
Di puncak kesuksesannya sebagai founder startup, Elara memiliki segalanya, portofolio yang mengesankan, apartemen mewah di Jakarta. Namun di balik itu, ia merasa kering, hampa, dan terjebak dalam "penjara mewah" yang ia bangun sendiri.
Melarikan diri dari burnout ke vila peninggalan kakeknya, ia menemukan sebuah naskah terjemahan kuno. Naskah itu berisi rahasia yang hilang dari era Majapahit: "Filosofi Panca Lumbung."
Naskah itu membawanya pada kisah Suryo, seorang juru catat muda di Pelabuhan Bubat yang ambisius namun tidak sabaran. Dihancurkan oleh satu pertaruhan besar yang gagal, Suryo terdampar di pertapaan seorang wiku misterius.
Di sana, ia tidak diajari cara cepat kaya. Ia dipaksa mempelajari "Panca Lumbung", sebuah filosofi kuno yang mengajarkan bahwa Lumbung Harta tidak akan pernah terisi jika empat lumbung lainnya yaitu Kawruh (Ilmu), Tepå (Reputasi), Hening (Ketenangan), dan Sabar, dibiarkan kering kerontang.
Buku ini adalah sebuah panduan naratif untuk mengakhiri 'perang' abadi melawan utang dan memulai hidup dalam kelimpahan yang selaras. Jika Anda siap untuk berhenti berperang dengan utang dan akhirnya berdamai dengan uang, maka kisah di buku ini adalah untuk Anda